Gambar Tampak Banyak Arsitektur
04
Nov

Gambar Tampak Banyak Arsitektur

Gambar Tampak Banyak Arsitektur

Gambar Tampak Banyak Arsitektur: Dalam tulisan ini akan diterangkan salah satu penyajian gambar kiat yang umum digunakan atau dipergunakan dalam industri konstruksi maupun industri lainnya. Pemahaman dan penguasaan tentang seluruh tipe gambar bakal memudahkan untuk kita untuk memakai gambar sebagai media (alat) dalam mengucapkan ide/usulan kepada pihak lain.

Baca juga: Skala dan Simbol Arsitektur

Salah satu dasar guna pemahaman tentang tipe gambar ialah penguasaan terhadap gambar proyeksi. Proyeksi tersebut sendiri dapat ditafsirkan sebagai bayangan, sampai-sampai makna menggambar proyeksi ialah menuangkan gagasan (menggambar) benda nyata ke dalam bidang gambar dengan memakai cara-cara yang sudah ditentukan/sesuai dengan aturan menggambar.

Tipe gambar bisa diklasifikasikan berdasar tata teknik menggambar maupun format atau hasil akhir dari gambar tersebut, yakni gambar bertampak banyak, gambar paralel dan gambar perspektif. Pada dasarnya, informasi yang akan diserahkan kepada pembaca gambar, bisa dengan memakai salah satu model/tipe gambar, tetapi dapat pula dengan memakai lebih dari satu tipe gambar, supaya informasi gambar itu dapat lebih dipahami/dimengerti.

Tipe Gambar Bertampak Banyak adalah gambar yang menjadi dasar/pokok dari tipe gambar lainnya, di samping dari seluruh tampak/ permukaan bidang dari masing-masing sisi obyek bakal tergambar, melainkan pun notasi dimensi/ukuran obyek gambar terletak pada masing-masing gambar di Tipe Gambar Bertampak Banyak. Metode guna menggambar Tipe Gambar Bertampak Banyak ialah dengan menggunakan teknik proyeksi.

Secara prinsip, gambar proyeksi dapat dipisahkan menjadi dua macam teknik yaitu proyeksi ortogonal dan proyeksi sentral. Proyeksi ortogonal ialah metode gambar proyeksi sebuah obyek/benda yang memakai garis-garis sejajar dan tegak lurus. Sedangkan proyeksi sentral disebut pun dengan gambar perspektif, yakni benda diproyeksikan dengan memakai garis-garis yang berpusat pada satu titik, seringkali disebut dengan Titik Hilang.

Gambar Tampak Banyak Arsitektur

Gambar benda yang didapatkan dengan memakai gambar perspektif, secara proporsional sangat serupa dengan benda/objek aslinya. Metode menggambar proyeksi ortogonal, dapat digunakan dengan menggunakan teknik Proyeksi Eropa dan Proyeksi Amerika.

Pada teknik Proyeksi Eropa, dipakai 3 (tiga) bidang proyeksi yang saling berpotongan tegak lurus satu sama yang lain, dimana benda yang diproyeksikan berada salah satu ketiga bidang tersebut. Sedangkan teknik Proyeksi Amerika mempergunakan 6 (enam) bidang proyeksi, yakni benda di anggap dari 6 (enam) sisi/arah.

llustrasi 1: Dasar terbentuknya gambar bertampak tidak sedikit dengan menggunakan teknik proyeksi dari obyek/benda tertentu. Obyek/benda diproyeksikan sejajar pada masing-masing bidang (bidang-a, bidang-b dan bidang-c). Obyek/benda seakan-akan didorong menempel pada bidang sejajarnya, sehaluan dengan anak panah.

Sebagai contoh, seorang pengamat yang menghadap ke bidang-a, bakal berada tegak lurus dengan bidang-a pada saat menyaksikan obyek bendanya. Cara memproyeksikan obyek/benda tersebut, bisa disebut sebagai Proyeksi Eropa yang memakai 3 (tiga) bidang yang saling tegak lurus satu sama lain.

Bidang-bidang itu seringkali pun disebut sebagai kuadran l, kuadran ll, dan kuadran lll. Cara lain ialah menggunakan Proyeksi Amerika, yang memakai 6 (enam) sisi/bidang.

Dari kedua macam proyeksi Ortogonal (Proyeksi Eropa dan Proyeksi Amerika), seluruh sisi/bidang sesudah diputar menjadi satu sisi (tegak lurus dengan arah pengamat) disebut Bidang Gambar. Proyeksi Eropa menjadi 3 (tiga) Bidang Gambar, sementara Proyeksi Amerika menjadi 6 (enam) Bidang Gambar.

Gambar Tampak Banyak Arsitektur – Proyeksi Eropa

Gambar Tampak Banyak Arsitektur: Obyek gambar pada Proyeksi Eropa ditaruh pada area/kuadran tiap bagian, yang diberi batas oleh garis-garis sumbu horizontal dan vertikal. Garis sumbu ini anda namakan sumbu-X dan sumbu-Y. Kedua sumbu itu di samping sebagai ‘batas’ antar bidang gambar, pun nantinya akan bermanfaat sebagai garis tolong pada saat menciptakan gambar dengan teknik Proyeksi Eropa.

Demikian halnya dengan perletakan gambar pada setiap bidang gambar seyogyanya ditata sedemikian rupa berjarak yang relatif tidak terlampau dekat ataupun jauh dari kedua sumbu tersebut. Sebuah gubahan massa laksana gambar dibawah ini, akan dicerminkan dengan memakai metode Proyeksi Eropa. Dalam Proyeksi Eropa, guna menghasilkan gambar terlihat samping kanan, akan memakai alat tolong berupa cara/Metode Busur.

Proyeksi Eropa

Langkah-Langkah Proyeksi Eropa:

  1. Membuat gambar tampak atas pada area bidang gambar tampak atas.
  2. Setelah dibuat gambar tampak atas, langkah selanjutnya adalah membuat gambar tampak depan. Dengan menggunakan garis-garis bantu secara vertikal.
  3. Dilakukan pembuatan gambar tampak samping kanan dengan menggunakan garis-garis bantu secara horizontal.
  4. Membuat garis bantu 7+ lingkaran (metode busur) dari sumbu-Y menuju sumbu-X, untuk mendapatkan gambar tampak samping kanan.
  5. Membuat pertemuan garis-garis bantu yang vertikal dan horizontal untuk mendapatkan gambar tampak samping kanan.
  6. Melakukan penebalan garis pada obyek gambar dan dapat pula menghapus garis-garis bantu jika diperlukan, serta memberi notasi informasi dari nama gambar-gambar tersebut.

Gambar Tampak Banyak Arsitektur – Proyeksi Amerika

Gambar Tampak Banyak Arsitektur: Metode menciptakan gambar bertampak tidak sedikit di samping dengan memakai metode Proyeksi Eropa ialah dengan cara Proyeksi Amerika. Perbedaan cara Proyeksi Eropa dan Proyeksi Amerika ialah pemakaian jumlah bidang/sisi yang menjadi bidang gambar serta teknik memproyeksikan. Proyeksi Amerika memakai 6 (enam)
bidang/sisi.

Pada cara Proyeksi Amerika, teknik proyeksi seakan-akan ditarik ke sisi bidang terdekat dari obyek, sampai-sampai gambar yang didapatkan lebih dari 3 (tiga) gambar. Untuk mendapatkan cara Proyeksi Amerika, 5 (lima) dari sisi/ bidang diputar sedemikian rupa guna mendapatkan Bidang Gambar.

Ada 4 (empat) sisi/bidang yang diputar kearah vertikal (tegak lurus dengan pengamat) yang bakal menjadi Bidang Gambar. Hasil perputaran dari ke-lima sisi/bidang yang menghasilkan bidang gambar di bawah ini. Sisi/bidang-3 ialah bidang gambar untuk mencerminkan tampak bawah, sampai-sampai kadangkala tidak digambarkan.

Dalam cara Proyeksi Amerika, untuk penciptaan gambar terlihat samping kiri, kanan dan belakang, bisa dipergunakan dengan 2 (dua) cara/metode, yakni Metode Busur dan Metode Bisector. Penggunaan Metode Busur sebagai alat tolong penggambaran, dipergunakan pula pada Metode Proyeksi Eropa.

Proyeksi Amerika

Langkah-Langkah Proyeksi Amerika:

  1. Membuat bidang gambar dengan membuat garis bantu untuk Metode Busur.
  2. Membuat gambar tampak atas obyek benda.
  3. Membuat garis bantu vertikal untuk mendapatkan gambar tampak depan dari obyek benda.
  4. Setelah membuat garis bantu vertikal, tahap selanjutnya adalah membuat gambar
    tampak depan.
  5. Membuat garis bantu horizontal dari gambar tampak depan untuk gambar tampak samping kiri.
  6. Membuat garis bantu horizontal dari gambar tampak atas, yang merupakan bagian garis busur secara keseluruhan, untuk mendapatkan gambar tampak samping kiri.
  7. Membuat garis busur untuk membuat gambar tampak samping kiri.
  8. Pembuatan gambar tampak samping kiri dari hasil pertemuan garis bantu horizontal dan vertikal.
  9. Cara yang sama dilakukan untuk mendapatkan gambar tampak samping kanan, dengan menggunakan garis bantu horizontal dari gambar tampak depan.
  10. Pembuatan garis bantu horizontal dari gambar tampak atas.
  11. Langkah selanjutnya adalah pembuatan garis bantu busur.
  12. Membuat garis-garis pertemuan dari garis bantu horizontal dan vertikal, untuk mendapatkan gambar tampak samping kanan.
  13. Langkah berikutnya adalah pembuatan gambar tampak samping kanan.
  14. Langkah terakhir adalah penebalan garis-garis benda, dan jika diperlukan boleh untuk menghapus garis-garis bantu agar obyek benda dapat terlihat lebih jelas dan lebih baik.

Gambar Tampak Banyak Arsitektur – Metode Bisector

Alat Bantu Metode/Cara Bisector

Gambar Tampak Banyak Arsitektur: Metode lain guna alat bantu menggambar gambar bertampak tidak sedikit Proyeksi Amerika ialah dengan memakai garis pembagi yang disebut garis Bisector. Garis Bisector ini bersudut 45′, dari garis horizontal.

Pembuatan gambar bertampak tidak sedikit pada Proyeksi Amerika dengan memakai metode Bisector, pada prinsipnya nyaris sama dengan cara Busur, perbedaannya ialah tidak dengan memakai busur sebagai unsur dari alat bantu menggambar.

Langkah-Langkah Proyeksi Amerika Metode Bisector:

  1. Membuat gambar tampak atas di antara 2 (dua) garis bantu Bisector.
  2. Membuat garis bantu secara vertikal untuk mendapatkan gambar tampak depan.
  3. Langkah selanjutnya adalah pembuatan gambar tampak depan.
  4. Pembuatan garis bantu pada Bisector.
  5. Membuat garis bantu horizontal dari gambar tampak depan. Perpotongan garis bantu dari kedua garis tersebut dapat menghasilkan gambar tampak samping kiri.
  6. Langkah berikutnya adalah membuat gambar tampak samping kiri, dari hasil perpotongan garis-garis bantu horizontal dan vertikal.
  7. Pembuatan gambar tampak samping kanan dilakukan dengan langkah-langkah yang sama seperti pembuatan gambar tampak samping kiri. Pembuatan garis bantu pada garis Bisector.
  8. Dilanjutkan dengan pembuatan garis bantu horizontal dari gambar tampak depan.
  9. Selanjutnya dibuat gambar tampak samping kanan, dari hasil perpotongan garis bantu horizontal dan vertikal.
  10. Dilakukan penebalan garis pada obyek gambar dan dapat pula dilakukan penghapusan terhadap garis-garis bantu jika diperlukan.

Gambar Tampak Banyak Arsitektur

Adakalanya dalam proses penciptaan gambar bertampak tidak sedikit metode Proyeksi Amerika ini, bisa pula digunakan dengan memakai metode garis tolong Busur dan garis tolong Bisector. Varian beda berupa perletakan gambar dari Metode Amerika merupakan dengan menyimpan/meletakkan gambar terlihat atas sedang di bawah, sampai-sampai gambar terlihat depan, terlihat samping kiri dan samping kanan sedang di sebelah atas.

Pada varian perletakan posisi gambar terlihat atas yang berada dibawah gambar terlihat (tampak depan, samping kiri dan kanan), akan memisahkan hasil posisi/letak gambar terlihat samping kiri dan kanan. Gambar terlihat samping kiri sedang di sebelah kanan gambar terlihat depan, demikian pun untuk gambar terlihat samping kanan, bakal berada di sebelah kiri gambar terlihat depan.

Varian dari perletakan posisi gambar dari Proyeksi Amerika yang memakai metode Bisector (sudut 45′) berkembang cocok dengan keperluan dari posisi/letak gambar yang diinginkan. Letak/posisi garis tolong Bisector digeser ke arah sebelah kanan dari gambar terlihat atas.

Pemindahan letak/posisi garis tolong Bisector ini tidak merubah sudut kemiringan 45′. Jika terjadi evolusi dari kemiringan sudut ini akan dominan pada dimensi/ukuran dari gambar terlihat samping. Setelah letak/posisi garis tolong Bisector berada pada sebelah kanan gambar terlihat atas, kemudian dilaksanakan pembuatan garis tolong horizontal dan vertikal, guna mendapatkan gambar terlihat samping kanan.

Jasa Desain Arsitektur Rumah, Kantor, Villa, Apartemen, Hotel dan lainnya

Exacon – Design and Constructions adalah perusahaan yang melayani Jasa Desain Arsitektur Rumah, Kantor, Villa, Apartemen, Hotel dan lainnya di Bandung, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Serang tidak terkecuali di seluruh Indonesia. Exacon berkomitmen untuk menciptakan desain individual dan fungsional untuk memenuhi gaya hidup keluarga klien.


Sekian artikel tentang dasar-dasar menggambar arsitektur dengan judul Gambar Tampak Banyak Arsitektur. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca. Anda dapat menghubungi kami untuk layanan jasa desain arsitektur. Jasa desain interior, jasa kontraktor bangunan, jasa renovasi bangunan, jasa studi kelayakan dan jasa desain landscape.

Masuk ke halaman kontak atau menghubungi nomor +6281237717715 (Call/SMS/WA).
Serta ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan update terbaru seputar Jasa Desain Arsitektur, Jasa Desain Interior, Jasa Kontraktor Bangunan, Jasa Studi Kelayakan dan Jasa Desain Landscape:

Lihat pula: Portofolio proyek jasa desain arsitektur. Jasa desain interior, jasa kontraktor bangunan, jasa renovasi bangunan, jasa studi kelayakan dan jasa desain landscape EXACON – Design and Constructions.


Kata kunci penelusuran: Gambar Tampak Banyak Arsitektur. Proyeksi Eropa. Proyeksi Amerika. Langkah-langkah Proyeksi Eropa. Langkah-langkah Proyeksi Amerika. Metode Bisector. Langkah-langkah Proyeksi Amerika Metode BisectorArsitek BandungArsitek JakartaArsitek BogorArsitek DepokArsitek TangerangArsitek BekasiArsitek Serang dan Arsitek Indonesia.